SHAB Yang Semakin Menawan
Sudah dua tahun aku tinggal di SHAB (Staff Housing At Bintan Lagoon).
Yang aku ingat waktu awal pindahan dulu adalah pada bulan puasa tahun 2007, dua hari menjelang lebaran. Waktu itu keadaannya masih seperti camp karyawan perusahaan penebangan kayu
, jalanannya masih berupa tanah khas pulau Bintan yang berwarna merah dan lengket. Kalau musim hujan berangkat kerja pakai sandal dan sepatu pun dijinjing dalam tas plastik….hehehe nostalgia..
Seiring dengan semakin bertambahnya penduduk SHAB, maka kadang-kadang juga diadakan acara gathering sekedar makan atau nonton film bersama. Yang penting ngumpul..begitu idenya.
Fasilitas terbaru yang menjadi tempat nongkrong baru adalah meja kursi yang dibuat dari pohon mati yang dipotong-potong, dan juga pisang kipas sebagai penghias kawasan nongkrong yang open air ini (jaman dulu istilahnya “misbar”).
Tuh kan SHAB sekarang menawan….siapa sangka yang dulunya hutan sekarang menjadi tempat tinggal yang indah.
Popularity: 2% [?]
Filed Under: Info Utama, The Hood
Comments
No Comments
Leave a reply