SHAB Yang Semakin Menawan

Sudah dua tahun aku tinggal di SHAB (Staff Housing At Bintan Lagoon).

Yang aku ingat waktu awal pindahan dulu adalah pada bulan puasa tahun 2007, dua hari menjelang lebaran. Waktu itu keadaannya masih seperti camp karyawan perusahaan penebangan kayu :D , jalanannya masih berupa tanah khas pulau Bintan yang berwarna merah dan lengket. Kalau musim hujan berangkat kerja pakai sandal dan sepatu pun dijinjing dalam tas plastik….hehehe nostalgia..

SHAB_tempoe_doeloe Seperti gambar disebelah ini keadaan pada awal-awal tinggal di SHAB.
18072008010 Hampir satu tahun kemudian jalanan mulai di “beton”, walaupun hanya sebagian pada saat itu sangat membantu sekali untuk “menjernihkan” pemandangan. Lampu jalan juga dipasang dan tentu saja difungsikan. Sudah lebih berbau kampung deh kali ini.
21122008641 SHAB bagian bawah juga mulai diperhatikan, tanah kosong yang didepan unit mulai ditanami rumput oleh pak Rico dkk. Kelihatan lebih seger kan..
14032009876 Tebing di depan unit atas juga ditanami rumput, makin segeerrrr..

Seiring dengan semakin bertambahnya penduduk SHAB, maka kadang-kadang juga diadakan acara gathering sekedar makan atau nonton film bersama. Yang penting ngumpul..begitu idenya.

20072008033

11042009345

Fasilitas terbaru yang menjadi tempat nongkrong baru adalah meja kursi yang dibuat dari pohon mati yang dipotong-potong, dan juga pisang kipas sebagai penghias kawasan nongkrong yang open air ini (jaman dulu istilahnya “misbar”).

15052009407

15052009405_resize

Tuh kan SHAB sekarang menawan….siapa sangka yang dulunya hutan sekarang menjadi tempat tinggal yang indah.

Popularity: 2% [?]

Filed Under: Info Utama, The Hood

Tags: , ,

Comments

No Comments

Leave a reply

Name *

Mail *

Website